Menu Tutup

17 APRIL HARI HEMOFILIA

Sumber : Dokumentasi RSUD Sultan Fatah Kabupaten Demak

Hari ini  Sabtu, 17 April 2021 adalah Hari Hemofilia Sedunia. Apa itu Hemofilia?????? Hemofilia adalah kelainan perdarahan akibat kurangnya produksi salah satu faktor pembekuan darah dalam tubuh. Penyakit ini menyebabkan tubuh penderita tidak mampu menghentikan perdarahan apabila penderita terluka dan mengalami perdarahan. Keadaan ini dapat menimbulkan kecacatan fisik penderita dan berujung kepada kematian apabila tidak atau terlambat ditangani. Hemofilia adalah suatu penyakit kelainan darah yang diturunkan, yang artinya diturunkan dari ibu kepada anaknya pada saat anak tersebut dilahirkan. Sebagian besar dari penyakit ini, gejalanya ringan, sehingga sering kali tidak disadari dan tidak terdeteksi. Namun pada wanita, hal ini dapat menjadi masalah serius, bila terjadi perdarahan paska melahirkan atau menstruasi berkepanjangan.

(https://www.kemkes.go.id/article/view/1054/pengobatan-hemofilia-diupayakan-melalui-jamkesmas-html#:~:text=Hari%20Hemofilia%20Sedunia%20diperingati%20setiap%20tanggal%2017%20April.)

Hemofilia terbagi atas dua jenis, yaitu:

  1. Hemofilia A (Hemofilia Klasik karena jenis hemofilia ini adalah yang paling banyak kekurangan faktor pembekuan pada darah), terjadi karena kekurangan Factor VIIIprotein pada darah yang menyebabkan masalah pada proses pembekuan darah.
  2. Hemofilia B (disebut Christmas Disease; karena di temukan untuk pertama kalinya pada seorang bernama Steven Christmas asal Kanada; terjadi karena kekurangan Factor IXprotein dalam darah yang menyebabkan masalah pada proses pembekuan darah.

Hemofilia A dan B dapat di golongkan dalam 3 tingkatan, berdasarkan kadar Factor VIII dan Factor IX di dalam darah:

  1. Hemofilia Berat (kurang dari 1% dari jumlah normalnya) , dapat mengalami beberapa kali perdarahan dalam sebulan. Kadang – kadang perdarahan terjadi begitu saja tanpa sebab yang jelas.
  2. Hemofilia Sedang (1% – 5% dari jumlah normalnya), perdarahan dapat terjadi akibat aktivitas tubuh yang terlalu berat, seperti olah raga yang berlebihan.
  3. Hemofilia Ringan (5% – 30% dari jumlah normalnya), mengalami masalah perdarahan hanya dalam situasi tertentu, seperti operasi, cabut gigi atau mangalami luka yang serius. Wanita hemofilia ringan mungkin akan pengalami perdarahan lebih pada saat mengalami menstruasi.

(https://pusdatin.kemkes.go.id/article/view/15042000001/hari-hemofilia-sedunia.html)

Tema Hari Hemofilia tahun 2021 ini adalah beradaptasi dengan perubahan, memelihara kepedulian di dunia baru. Bagi pasien hemofilia, pengobatan dan perawatan harus dilakukan seumur hidup, sehingga penderitanya terbebani secara fisiologis, psikologis, dan ekonomis seumur hidup. Dunia telah banyak berubah selama setahun terakhir, tetapi ada satu hal yang bisa kita lakukan bersama-sama dan kita akan selalu lebih kuat sebagai komunitas dalam visi bersama sesuai tema “beradaptasi dengan perubahan, memelihara kepedulian di dunia baru”.

Dalam peringatan Hari hemofilia mari kita mengkampanyekan agar bisa menghindari penyakit ini dan memberikan informasi tentang penyakit ini. Selain itu dengan danya peringatan Hari Hemofilia ini sempga meningkatkan kepeduliann kita pada pasien Hemofilia yang harus menjalani pengobatan seumur hidupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *