Menu Tutup

HARI ANAK NASIONAL (HAN) 2021

Sumber : Dokumentasi RSUD SUltan Fatah Kabupaten Demak

Hari Anak Nasional (HAN) yang diperingati setiap tanggal 23 Juli. Penetapan tanggal tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 44/1984. HAN merupakan momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh komponen bangsa Indonesia dalam menjamin pemenuhan hak anak atas hak hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

HAN 2021 mengangkat tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dengan Tagline #AnakPedulidiMasaPandemi. Sub tema Hari Anak Nasional 2021 meliputi 5 hal sebagai berikut:

  • Anak Cerdas Terliterasi
  • Anak Gembira dengan Asah, Asih, Asuh
  • Anak Sehat dan Gembira
  • Anak Cerdas, Kreatif dan Informatif
  • Anak Resiliensi Tangguh dengan Kasih saying

Hari Anak adalah hari untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa. Anak adalah peta yang memberikan cahaya kebanggaan dan petunjuk untuk masa depan yang jelas dan lebih baik. Peran orang tua, terutama ibu, sangat penting dalam mencukupi kebutuhan nutrisi, serta menstimulasi dan memantau tumbuh kembang anak setiap harinya. Nutrisi dalam makanan berperan penting pada tumbuh kembang anak. Oleh karenanya ibu wajib menyediakan makanan dengan kelengkapan nutrisi, mencakup karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan lemak baik. Omega-3 dan omega-6 tergolong dalam lemak baik yang tidak bisa diproduksi tubuh, sehingga harus didapatkan dari makanan atau susu. Kandungan omega-3 dan omega-6 sangat penting bagi perkembangan dan fungsi otak anak.

Selain pemenuhan kebutuhan nutrisi anak juga membutuhkan pemenuhan yang lain seperti kebutuhan fisik, mental, dan pendidikan. Anak yang kurang perhatian mungkin mengalami gangguan kognitif, kekurangan gizi, bermasalah dalam berperilaku, dan bahkan lebih parah lagi, bisa mengancam kehidupan dan keselamatan sendiri dan orang lain. Hasil penelitian Lise Gliot, berkesimpulan pada anak yang masih dalam masa golden age (2-3 tahun pertama kehidupan), suara keras dan membentak yang keluar dari orang tua dapat menggugurkan sel otak yang sedang tumbuh. Satu bentakan atau makian mampu membunuh lebih dari 1 milyar sel otak saat itu juga. Satu cubitan atau pukulan mampu membunuh lebih dari 10 milyar sel otak saat itu juga. Sedangkan pada saat ibu sedang memberikan belaian lembut sambil menyusui, rangkaian otak terbentuk indah. Pujian atau pelukan akan membangun kecerdasan anak.

Selamat Hari Anak Nasional 2021. Semoga hari ini dapat menjadi inspirasi bagi orang tua untuk memberikan hak serta pendidikan terbaik untuk anak. Ditengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, jangan sampai anak-anak Indonesia menjadi putus asa. Melainkan mereka tetap semangat dalam belajar meskipun harus dari rumah saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *