Menu Tutup

PEKAN MENYUSUI SEDUNIA 2021

Sumber : Dokumentasi RSUD SUltan Fatah Kabupaten Demak

Pekan Menyusui Sedunia (The World Breastfeeding Week) 2021 dimulai Minggu, 1 Agustus sampai dengan Sabtu, 7 Agustus. Tema peringatan tahun 2021 ini adalah Dukungan Menyusui bagi Ibu (Protect Breastfeeding). Menyambut Pekan Menyusui Sedunia tersebut, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF menyerukan Pemerintah dan semua mitra untuk mendukung dan melindungi ibu di Indonesia agar mereka terus memberikan ASI secara optimal di tengah pandemi COVID-19. Secara khusus, ibu perlu didorong untuk mulai menyusui dalam satu jam pertama paska-persalinan dan memberikan ASI secara ekslusif selama enam bulan pertama kehidupan anak, dan meneruskan menyusui hingga anak berusia dua tahun atau lebih dengan makanan pendamping ASI yang tepat.

Bagi bayi dan balita, ASI adalah sumber gizi yang terbaik dan sudah terbukti keampuhannya dalam menyelamatkan kehidupan. ASI membantu melindungi anak dari berbagai penyakit yang banyak dialami anak-anak, seperti diare dan pneumonia. Selain itu, telah diketahui pula anak yang mendapatkan ASI memperlihatkan hasil tes kecerdasan yang lebih baik, memiliki kemungkinan mengalami obesitas atau berat badan berlebih yang lebih rendah, dan tidak rentan mengalami penyakit-penyakit tidak menular di masa dewasa. Peningkatan pemberian ASI secara global berpotensi menyelamatkan lebih dari 820.000 nyawa dan mencegah pertambahan sebanyak 20.00 kasus kanker payudara pada perempuan setiap tahunnya.
Seiring dengan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Indonesia, WHO, UNICEF, dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menganjurkan vaksin untuk ibu menyusui. Ibu yang sudah divaksinasi juga disarankan agar meneruskan menyusui untuk melindungi bayi.
Merayakan Pekan Menyusui Sedunia, WHO dan UNICEF mengajak Pemerintah, mitra, dan anggota masyarakat untuk:

  1. Memastikan agar ibu menyusui menerima vaksin COVID-19 dan ibu didorong agar tetap menyusui setelah vaksinasi
  2. Memastikan ketersediaan konseling menyusui untuk semua ibu dan pengasuh dari anak berusia di bawah dua tahun, baik secara tatap muka maupun melalui sarana digital
  3. Menguatkan implementasi dan pemantauan penerapan Kode Internasional Pemasaran Produk Pengganti ASI untuk melindungi ibu dari pemasaran produk pengganti ASI yang tidak etis.
  4. Memastikan perlindungan dan dukungan untuk ibu agar melanjutkan pemberian ASI, lepas dari status COVID-19 dari ibu dan anak.

Sumber : https://www.unicef.org/indonesia/id/press-releases/pekan-menyusui-sedunia-2021-dukungan-lebih-besar-untuk-ibu-menyusui-di-indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *