[metaslider id=”5247″]
Sumber Gambar : Dokumentasi RSUD Sultan Fatah Demak
Masih dalam rangkaian kegiatan memperingati HUT PPNI ke 48, Dewan Pengurus Komisariat RSUD Sultan Fatah Demak mengadakan Seminar dengan tema “Dari pandemi menuju endemi Covid-19. Seminar diselenggarakan pada hari Sabtu, 12 Maret 2022 bertempat di aula lantai 1 RSUD Sultan Fatah Demak, hadir sebagai pembicara dr Mulyono Adji Sp.P,FISR, dokter Spesialis paru, Dokter Penanggung Jawab Ruang Isolasi di RSUD Sultan Fatah Demak.
Seminar dipandu oleh Abdul Mukid, Skep Ners,Kepala Ruang Isolasi di RSUD Sultan Fatah, saat ini sedang menyelesaikan Program Magister Ilmu Keperawatan di Universitas Diponegoro Semarang. Seminar diselenggarakan dengan model Hybrid, yaitu seminar dengan menggabungkan sistem online dan offline demi memenuhi protokol kesehatan.Seminar diikuti oleh 50 peserta secara tatap muka langsung dan 100 peserta secara online melalu zoomeeting.Peserta terdiri atas perawat,nakes lain,mahasiswa ilmu keperawatan dan masyarakat umum.
Sebelum membahas materi inti, dr.Mulyono Adjie,Sp.P menjelaskan definisi Pandemi dan Endemi. Pandemi adalah wabah yang berjangkit serempak dimana – mana, meliputi daerah geografis yang luas, pandemi merupakan penyakit yang menyebar secara cepat di suatu tempat, dan penyebarannya, hampir ke seluruh negara atau benua. Contoh Covid19. Sedangkan endemi bisa diartikan adalah penyakit yang berjangkit di suatu daerah atau pada suatu golongan masyarakat, hal ini bersifat konstan dan ada secara terus menerus di suatu populasi atau daerah tertentu, contoh malaria ataupun demam berdarah.
Terkait dengan isu status Pandemi yang akan menjadi Endemi dr Mulyono Adji menekankan bahwa, Kewenangan mencabut status dari Pandemi menjadi Endemi adalah hak prerogatif WHO selaku Organisasi Kesehatan Dunia, sedangkan untuk di Indonesia adalah Pemerintah yang tentunya sudah melalui kajian yang mendalam, jadi kita jangan ikut – ikutan heboh sendiri. Beliau juga menambahkan setelah pandemi akan ada masa transition period, baru status akan menjadi endemi. Ikuti program vaksinasi dari Pemerintah Indonesia, baik vaksin pertama kedua maupun boosternya, karena bagaimanapun daya tahan tubuh yang belum dan sudah vaksinasi, tetap akan beda. Apapun varian Covid-19, protokol kesehatan tetap sama, dan masyarakat tidak boleh over confident terkait perubahan status pandemi menjadi endemi Covid-19. Dan yang terpenting masyarakat harus meningkatkan imunitas dengan berbagai hal yang menyenangkan. Termasuk untuk selalu bersyukur dan bahagia.
Salam sehat.