Menu Tutup

HARI AIR SEDUNIA 22 MARET 2024

Tanggal 22 Maret setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Air Sedunia. Melansir situs resmi World Water Day, perayaannya sudah ada sejak tahun 1993. Peringatan ini ditetapkan oleh Majelis Umum PBB untuk mengingatkan peranan pentingnya air bagi dunia.  Air merupakan salah satu sumber kehidupan yang utama. Namun di beberapa negara lain masih banyak orang yang mengalami kesulitan air bersih. Oleh karenanya tujuan Hari Air Sedunia adalah sebagai tindakan untuk mengatasi krisis air global untuk saling membantu kepada orang-orang yang membutuhkan air bersih terutama di daerah perbatasan yang mengalami kekeringan.Indonesia secara resmi terpilih sebagai tuan rumah World Water Forum (WWF) ke-10 tahun 2024 . Hal tersebut diputuskan pada WWF ke-9 di Dakar, Senegal, pada Sabtu (19/3/2022) dimana Indonesia memperoleh 30 suara dari total 36 suara Dewan Gubernur (Board of Governors) World Water Council. WWF ke-10 akan diselenggarakan di Bali dengan mengangkat tema “Water for Shared Prosperity” untuk menjawab tantangan dan potensi global yang diakibatkan oleh peningkatan pertumbuhan penduduk dan urbanisasi.

Bali dipilih sekaligus mempromosikan keramahan serta kearifan lokal Bali yang luar biasa, termasuk sistem Subak yang telah menjadi warisan dunia UNESCO. Subak adalah sistem pengairan masyarakat Bali yang menyangkut hukum adat (Hukum Adat) dan mempunyai ciri khas, yaitu sosial-pertanian-keagamaan dengan tekad dan semangat gotong royong dalam usaha memperoleh air dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan air dalam menghasilkan tanaman pangan terutama padi dan palawija. Sistem irigasi subak juga merupakan perkumpulan petani yang mengelola air irigasi di persawahan. Keunikan sistem irigasi subak terlihat dari kegiatan ritual keagamaan yang dilakukan oleh anggota subak secara rutin sesuai tahapan pertumbuhan padi mulai dari mengolah tanah hingga hasil panen padi disimpan di lumbung.  Menteri Pekerjaan Umum Basuki berharap dengan diadakannya WWF ke-10 tahun 2024 akan dapat menemukan solusi untuk menjawab permasalahan air secara global, khususnya memastikan ketersediaan serta pengelolaan air dan sanitasi yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *