Menu Tutup

Launching Polymerase Chain Reaction (PCR) di RSUD Sultan Fatah Demak

[metaslider id=591 cssclass=””]

Senin 20, Juli 2020 lalu, RSUD Sultan FatahKarangawen Demak. Launching Laboratorium Biomolekuler Polymerase Chain Reaction (PCR). PCR merupakan alat test untuk mendeteksi status positif corona dengan tingkat akurasi yang dinilai lebih tinggi. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur RSU Sulfa, dr Deby Amarwati, Sp.M.

Launching laboratorium tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Demak Bapak H. M.Nasir, bersama Wakil Bupati Demak Drs. Djoko Sutanto, ketua DPRD Fahrudin Bisri Slamet, Sekda Demak dr. Singgih SetyonoM.Kes, PLT Asissten (3) Hadi Waluyo,SH, M.Pd, PLT Asisten (2) Bpk Guvrin Heru Putarnto, SKM, M.M, Camat Karangawen, beberapa Kepala OPD dan Kepala Puskesmas Kabupaten Demak. launching laboratorium dilakukan dalam rangka percepatan penanganan COVID -19 di Kabupaten Demak.

“Pengadaan alat PCR ini dibiayai dari APBD Kab Demak sebesar Rp1 miliar. Untuk saat ini hanya sampel yang dikirim dari pelaksana swab test Dinas Kesehatan. Untuk tes mandiri dari masyarakat belum bisa terlayani,” terang Direktur RSU Sulfa, dr Deby Amarwati, Sp.M.

Bupati Demak HM Natsir menyampaikan, selama ini pemkab telah melakukan 3T yakni testing, tracing dan treatment sebagai upaya nyata pencegahan dan penanganan Covid-19.

“Lamanya proses analisa laboratorium hasil swab menjadi kendala tersendiri bagi Pemkab Demak. Maka dari itu, saya sangat apresiasi dengan adanya alat PCR ini, yang diharapkan dapat lebih mempercepat penanganan Covid-19 di Demak, dan tidak perlu mengirim hasil swab ke lembaga lain serta menunggu hingga dua minggu,” kata Bupati.